Bercerita

mendidik-anak-dengan-cerita

Bercerita adalah menuturkan sesuatu yang mengisahkan tentang perbuatan atau sesuatu kejadian dan disampaikan secara lisan dengan tujuan membagikan pengalaman dan pengetahuan kepada orang lain (Bacrtiar S Bachir:2005:10).
Sedangkan menurut M.Nur Mustakim (2005: 20), bercerita adalah upaya untuk mengembangakan potensi kemampuan berbahasa anak melalui pendengaran dan kemudian menuturkannya kembali dengan tujuan melatih ketrampilan anak dalam bercakap-cakap untuk menyampaikan ide dalam bentuk lisan.
Dengan kata lain bercerita adalah menuturkan sesuatu yang mengisahkan tentang perbuatan atau suatu kejadian secara lisan dalam upaya untuk mengembangkan potensi kemampuan berbahasa.

Mengembangkan bahasa anak dengan menggunakan permainan Wayang

wayang.jpg

Dalam bahasa Jawa, kata wayang berarti “bayangan”.  Jika ditinjau dari arti filsafatnya, “wayang” dapat diartikan sebagai bayangan atau merupakan pencerminan dari sifat-sifat yang ada dari dalam jiwa manusia.  Sifat-sifat yang dimaksud antara lain seperti watak angkara murka, kebajikan, serakah, dan lain sebagainya.

Wayang dimainkan oleh seorang dalang yang dibantu oleh beberapa orang penabuh gamelan dan satu atau dua orang waranggana sebagai vokalisnya.  Fungsi dalang di sini adalah mengatur jalannya pertunjukan secara keseluruhan.  Dalang memimpin semua komponen pertunjukan untuk luluh dalam alur ceritera yang disajikan

 

 

jari.jpg

Terdapat 10 jenis binatang yang dapat dimainkan diantaranya bebek, katak, anjing, kuda nil, sapi, panda, kelinci, gajah, beruang dan tikus. Boneka Jari yang berbentuk binatang ini cocok untuk mempermudah interaksi dengan anak-anak, selain itu dapat membantu perkembangan imajinasi anak-anak tumbuh dan berkembang. Melalui boneka jari, kita juga dapat mengajarkan anak-anak mengenai hal-hal baru di sekitarnya dan sebagai alat mendongeng kepada anak sebelum tidur. Mainan ini dapat dimainkan bersama baik antara ibu dengan anaknya maupun anggota keluarga lainnya dengan si anak.

Boneka jari ini diproduksi menggunakan bahan lembut dari katun sehingga aman untuk kulit si anak. Bentuk binatang boneka ini jelas dan hampir mirip dengan aslinya sehingga si anak tidak akan salah dalam membandingkan binatang boneka jari ini dengan binatang sebenarnya.

mengembangkan bahasa

Beberapa anak usia pra sekolah memiliki kesulitan dalam mengucapkan kelompok konsonan, misalnya untuk mengucapkan kata setrika, mangga, dan lain-lain. Pada usia ini, anak-anak sudah dapat mengembangkan ungkapannya lebih dari dua kata-kata setiap kalimatnya. Anak-anak mulai berbicara dengan urutan kata yang menunjukkan suatu pendalaman yang meningkat terhadap aturan yang komplek tentang urutan kata-kata yang diucapkan. Pada usia ini anak-anak juga sudah mulai mampu mengembangkan pengetahuan tentang makna dengan cepat.